19 April 2011

INI dan ITU

Hari ini Selasa, 19 April 2011 Pukul 17.30 WITA…
Ku mencoba membuka mata untuk melihat apa yang terjadi di sekitar…
Terlalu banyak “keanehan” yang muncul di permukaan…
Terlalu banyak “serangan” dari luar yang tak pernah kita sadari…
Bahkan telah sampai pada ranah-ranah yang sangat urgent….

Tempat ini tak seperti yang dulu lagi…
“banyak yang telah berubah” Kata orang dulu yang menyaksikan keadaan sekarang….
Terlalu banyak toleransi…
Terlalu banyak pelanggaran “yang tidak perlu”…
Keadaan disini sekarang sudah hampir sama dengan yang ada diluar sana…
Tak ada bedanya..
Tak ada lagi yang esklusif….
Mungkin karena terlalu banyak aturan sehingga banyak pelanggaran ?
ENTAHLAH
Apakah ini adalah sebuah tanda-tanda ?
ENTAHLAH
Akankah semua ini dibiarkan begitu saja ?

Butuh Solusi ?
IYA

Mungkin perlu disediakan sebuah REFLEKTOR BESAR untuk membuat orang-orang tersadar…
Melihat keganjalan yang muncul..
Atau perlu sebuah “mesin waktu” untuk kembali ke masa dulu…?
ENTAHLAH, saya juga tidak mengerti akan hal itu..

Masih ada waktu untuk memperbaiki..
Hal ini belum sampai pada akarnya…
Masih bisa menyelipkan langkah “preventif”…
Virus itu belum menjangkit semua individu…

Ini bukan masalah ITU..
tapi masalah INI..

18 April 2011

Manusia Lantai Tiga

Setiap hari berjalan menelusuri koridor lantai tiga..
Entah itu siang ataupun malam...
Lantai tiga sudah seperti rumah sendiri..
Disinilah sebagian besar aktivitas berlangsung...

Banyak yang telah jadi kenangan di sini..
Semoga bisa terkenang dan dikenang kelak...
Banyak karya yang telah dibuat...
Meski itu sangat sederhana...
Meski itu tak bernilai apapun

Lantai Tiga adalah rumahku...
Tempatku berkarya..
Tempatku mencari inspirasi...
Disinilah aku menemukan diriku..

Akulah Manusia Lantai Tiga..
Yang akan menjaga tempat ini...
Jadi tempat yang nyaman bagi siapapun..

15 April 2011

[Bukan] di sana, tetapi di sini...

Dalam hitungan detik setiap keputusan dapat berubah...
Dan begitupun dalam diri saya...
Sebuah keputusan besar telah saya ambil dalam hitungan detik...
Saat hati kecil ini mengatakan iya, dan seketika itu pula lidah secara spontan mengucapkan iya..

Ini keputusan saya..
Tak ada intervensi dari pihak manapun...
KOMITMEN saya dari awal adalah di tempat ini..
dan ternyata saya sempat lupa akan hal itu...

Hal ini sudah terpikirkan..
Bukan keputusan yang EGOIS...
Ini pilihan saya..
Saya baru tersadar ternyata banyak hal-hal yang telah "terabaikan"...
Terima Kasih yang telah mengingatkan...

Mohon maaf bagi yang sama-sama berjuang...
Tetap semangat..
Jangan terpengaruh dengan apa yang terjadi...
Inilah yang terbaik untuk kita semua...

Di sini tempat saya berkarya..
Inilah koridor saya..
Dan di tempat ini saya akan menemukan diri saya..